Mutiara itu sememangnya indah.......

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. ( Q.S Al Hujuraat 10 )

.....Basic.....

.....Basic.....
Duhai Rabb yang Maha Pemberi Hidup...dengan keAgungan AsmaMu hamba bermohon...Tuntunlah dan bimbinglah Hambamu yang tanpa daya ini untuk memulai ,menjalankan dan mengakhiri Kehidupan ini,karena Hidup dan Kehidupan adalah sebuah perjalanan dan rangkaian perjuangan untuk menuju akhir yang tiada akhir

Rabu, 31 Desember 2008

Kompak


Kades Kerandin dan Ketua BPD Kerandin.

Senin, 29 Desember 2008

Pondasi Benteng "Iman" Pantai Serim


Penetapan arah Kiblat oleh Badan Hisab&Rukyat (BHR) Kab.Lingga untuk pembangunan Mushola Pantai Serim.

Jumat, 26 Desember 2008

Abi:-)Umi


Bersama telah kita lewati dan akan kita lalui liku-liku dan dinamika perjalanan hidup dalam mendewasakan diri kita juga membesarkan dan mendidik anak-anak serta membina dan memimpin Masyarakat,memang sangat terasa berat tapi yakinlah Amanah ini akan bisa Kita selesaikan,karena DIA tak akan membebani hambanya diluar batas kesanggupan hambaNYA itu.
(Fhoto: setelah acara Do'a Selamat selesainya pembangunan Kantor Kades Kerandin)

ReGenerasi


Kades Kerandin era Orde Baru dan era Reformasi.(MUHAMMAD OEMAR & SYURIANSYAH,S.Pd.I)

Kamis, 25 Desember 2008

Cintai Al Qur'an


Para Qari dan Qari'ah cilik peserta Seleksi MTQ tingkat Desa Kerandin 2008

Minggu, 21 Desember 2008

Penghuni Sungai Kerandin


Seekor Buaya sedang berjemur di pinggir Sungai Kerandin,menurut keterangan masyarakat populasi buaya tersebut mendekati 200 ekor (besar dan kecil).Buaya-buaya tersebut dari dahulu belum pernah terdengar memangsa manusia (mudah-mudahan selamanya..amin) buaya dan manusia hidup berdampingan dengan dunia masing-masing saling menjaga satu sama lain,seakan ada perjanjian tak tertulis "JANGAN GANGGU KAMI,KAMI TAK GANGGU KAMU"..He..he..

Kapak prasejarah dari Kerandin


Sebuah batu yg dipercaya sebagai kapak batu dari zaman prasejarah.Batu ini milik Adnan Bujang penduduk Desa Kerandin yang diperoleh secara turun temurun.